ISO 14001 MEMUNGKINKAN DITERAPKAN DI PELABUHAN BELAWAN

Sumber :Gema Pelabuhan

ISO 14001 MEMUNGKINKAN DITERAPKAN DI PELABUHAN BELAWAN
Tgl :9/25/2008

ISO 14001 merupakan satu-satunya standar dari ISO seri 14000 yang dapat dijadikan dasar untuk sertifikasi yang dilakukan oleh badan sertifikasi yang sudah diakreditasi. Sertifikasi internasional tentang manajemen lingkungan ini merupakan process standard tanpa ukuran tingkat kinerja tertentu, namun sangat bermakna bagi suatu organisasi.

Salah seorang Komisaris PT (Persero) Pelabuhan I Dr. Ir. Abdul Razak Manan, memimpin rapat koordinasi tentang lingkungan dalam wilayah kerja pelabuhan Belawan bersama Adpel Utama Belawan, GM Pelabuhan I Belawan, Bapeldasu serta sejumlah pimpinan perusahaan yang terdapat di dalam areal kerja pelabuhan untuk membahas antisipasi dampak lingkungan yang kemungkinan timbul di wilayah kerja pelabuhan Belawan.

Pada kesempatan itu, Abdul Razak Manan menyampaikan bahwa pelabuhan Belawan agar menerapkan manajemen lingkungan sesuai sertifikat IS0 14001, sebagaimana telah dilakukan tiga pelabuhan di Indonesia, yakni pelabuhan Tanjung Emas, Tanjung Priok dan Benoa. Sebagai pelabuhan internasional Belawan harus dapat memperoleh sertifikat manajemen lingkungan bertaraf internasional tersebut guna menghindarkan klaim masalah lingkungan dari dunia internasional, kata mantan Deputi Menteri Perhubungan tersebut.

Elemen pokok Sistem Manajemen Lingkungan dalam IS0 14001 terdiri dari: Commitment and Policy, Planning, Implementation and Operation, Checking and Corrective Action, dan Management Review yang dilaksanakan menuju Continual Improvement.

Abdul Razak menyinggung masalah dampak lingkungan di pelabuhan sangat penting, mengingat pelabuhan sebagai tempat singgahan kapal-kapal internasional harus terjamin lingkungannya, tidak menimbulkan pencemaran serta memiliki amdal yang baik sesuai IS014001.

Menyangkut penerapan IS0 14001 ada beberapa ketentuan dan syarat yang harus terpenuhi, diantaranya, kebijakan lingkungan. Manajemen puncak harus menentukan dan mendokumentasikan kebijakan lingkungan yang sesuai dengan kegiatan, produk atau jasaorgansasiyangbersangkutan. Organisasi harus mempunyai komitmen terhadap : penaatan peraturan perundang-undangan dan persyaratan lain untuk cegah pencemaran dan perbaikan yang berkesinambungan.

Aspek dan Dampak Lingkungan, organisasi harus menetapkan dan memelihara prosedur untuk meng-identifikasi aspek dan dampak lingkungan dari kegiatan, produk atau jasa organisasi. Aspek lingkungan adalah bagian dari kegiatan, produk atau jasa yang mempunyai dampak lingkungan. Aspek lingkungan yang mempunyai dampak lingkungan penting harus dipertimbangkan dalam menentukan tujuan sistem manajemen lingkungan organisasi yang bersangkutan. Identifikasi tersebut harus dimutakhirkan.

Persyaratan hukum, organisasi harus menetapkan dan memelihara prosedur untuk mengidentifikasi persyaratan hukum dan peraturan yang berlaku terhadap kegiatan, produk atau jasanya. Akses terhadap sumber hukum dan peraturan juga diperlukan.
Tujuan dan sasaran, organisasi harus menetapkan, mendokumentasikan dan memelihara tujuan dan sasaran sistem manajemen lingkungan, yang konsisten dengan kebijakan lingkungan. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan adalah : persyaratan hukum dan lainnya, aspek lingkungan penting, pilihan teknologi, persyaratan keuangan dan usaha, pandangan dari pihak-pihak luar yang berkepentingan.

Program manajemen lingkungan, organisasi harus menetapkan dan memelihara program manajemen lingkungan yang mencakup pertanggungjawaban, cara, dan jangka waktu. Proyek baru atau modifikasi kegiatan, produk atau jasa harus dibuatkan program manajemen lingkungannya.

Struktur dan pertanggungjawaban, organisasi harus menetapkan, mendo-kumentasikan dan mengkomunikasikan struktur dan pertanggungjawaban dalam sistem manajemen lingkungannya. Manajemen organisasi harus menyediakan sumber daya yang memadai. Manajemen harus menunjuk seorang atau beberapa wakil manajemen untuk sistem manajemen lingkungannya.

Pelatihan, kepedulian dan kompetensi, organisasi harus mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan memberikan pelatihan kepada personil yang terkait dengan aspek lingkungan penting. Organisasi harus menetapkan dan memelihara prosedur untuk membuat personil menyadari tentang : pentingnya kesesuaian praktek dengan sistem manajemen lingkungan, dampak lingkungan penting, keuntungan sistem manajemen lingkungan, tugas dan tanggungjawab dan konsekuensi potensial bila lalai dalam kegiatan manajemen lingkungan.

Iklan

1 Komentar

  1. green coffee weight loss walmart

    ISO 14001 MEMUNGKINKAN DITERAPKAN DI PELABUHAN BELAWAN | Abdul Razak Manan


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s